Yeah, L-O-V-E

Beberapa menit yang lalu, saya menghubungi ibu saya dan menyempatkan untuk mengucapkan “Mam, aku sayang Mama.” Ya, kata-kata itu terucap dengan cepat saat saya hendak mengakhiri pembicaraan kami via telepon. Lalu apa jawab ibu saya? Ia berkata, “Iya, mama juga sayang kamu.” Jujur, saya merasa sangat aneh melakukan hal ini. Jarang sekali saya mengucapkan kata “sayang” kepada ibu saya. Sebaliknya, ibu saya hampir setiap kali menghubungi saya, baik lewat telepon maupun pesan singkat selalu menambahkan kata sayang.

Di sisi lain, saya malah menjadi miris sendiri. Lha kok hanya ibu saya yang selalu mengucapkan kata sayang. Bukannya orang lain yang sepantasnya menjadi orang yang bisa diajak berkasih sayang. “Lah, kalau sama nyokap lo bukannya itu kasih sayang juga?” lontar teman saya. Iya sih, itu sama saja. Toh itu membuktikan kalau masih ada orang yang sayang sama saya. Walaupun itu ibu saya sendiri.
Continue reading

Eat & Eat

Lapar. Itu yang saya rasakan malam ini. Beruntung masih ada sekotak martabak keju yang saya beli tadi sore. Tapi beberapa ahli nutrisi mengatakan jika makan di malam hari akan meningkatkan berat badan. Saya pun menengok ke badan saya yang kurus ini. Dan ya, memang ada bagian tubuh yang masih membuat saya gerah. Perut yang masih belum datar (jangan diartikan kalau saya ingin perut six packs). Tapi ya sudahlah, mumpung ada makanan ya makan saja.
Rasa lapar ternyata tidak hanya berkaitan dengan makanan saja. Lihat saja pemberitaan di media massa. Banyak yang ternyata masih lapar mata. Lapar akan segala sesuatu yang membuat enak dan nyaman. Bahkan menjadi buta karena lapar. Tidak peduli dengan cibiran orang lain, yang penting kenyang. Masa bodoh dengan akibatnya. Toh, bisa merasakan enak lebih dulu.

Bicara asal kenyang. Beberapa minggu yang lalu, tepatnya beberapa hari setelah tahun baru. Saya membeli martabak telur di tempat yang memang menjadi langganan saya. Dalam hati saya, malam itu saya akan makan enak. Apalagi saya memang belum pernah membeli martabak telurnya. Sebab selama ini saya terlalu dibuat kecanduan dengan martabak kejunya.
Ya, perut saya memang sedang lapar kala itu. Jadi saya pun memakan hampir ¾ bagian martabak telur itu. Alhasil ketika tengah malam saya mulai merasa tak nyaman. Perut mulas dan akhirnya saya muntah-muntah. Dan benar, saya keracunan. Bahkan obat yang saya minum pun tak manjur. Beruntung saya mendapatkan obat dari tante saya dan perut pun kembali normal.
Continue reading

Went ZOO

Pernahkah Anda datang ke sebuah kebun binatang? Sekadar untuk melihat aneka hewan yang mungkin langka dalam kehidupan kita. Yah, paling tidak kita bisa tahu tentang keanekaragaman hayati yang ada di atas muka bumi ini. Sejenak mengamati tingkah laku binatang dan kebun yang rimbun pasti membuat stress kita sedikit berkurang (yang paling tidak sih, ada hiburan daripada melihat teman kita yang bersusah payah meniru monyet).
Continue reading

Lamunan Malam

Rasanya sudah lama sekali saya tak menulis untuk blog ini. Namun, hujan yang turun malam beberapa hari yang lalu membuat saya bergairah untuk menulis kembali. Banyak hal yang terlewati beberapa bulan ini. Sayangnya saya terlalu malas untuk sekadar berbagi kisah. Kali ini saya ingin melamun. Membebaskan pikiran untuk bermain-main tanpa batas sambil menikmati rintikan air hujan.

Seandainya saja malam ini saya bisa pergi ke sebuah akuarium raksasa. Ingin rasanya duduk diantara kegelapan dan sejenak menatap aneka binatang laut yang menari-nari di dalam air. Membiarkan wajah ini disinari cahaya kebiruan yang berpendar dari balik akuarium. Sejenak menutup mata dan mendengarkan alunan suara lembut para mahkluk air yang terperangkap di dalam dunia buatan. Sebuah nyanyian penuh tangis yang tak pernah bisa dipahami manusia.
Continue reading

Jakarta from the Heights

Libur lebaran kemarin, saya memang tidak mudik ke kampung halaman saya di Boyolali, Jawa Tengah. Karena hanya mendapatkan libur pas tanggal merah saja, akhirnya saya memutar otak untuk bisa menghabiskan waktu selama libur lebaran yang cukup panjang kala itu (ditambah dengan banyaknya fasilitas umum yang tutup selama lebaran). Muncul ide di kepala saya untuk berkeliling kota Jakarta. Apalagi kondisi ibukota selama arus mudik menjadi sangat sepi. Ada tiga lokasi yang saya ingin datangi, pertama adalah Monumen Nasional, Kebun Binatang Ragunan, dan Seaworld, Ancol.
Continue reading

Rona Malam Rawa Bebek

Kira-kira dua bulan yang lalu saya mendapatkan tugas untuk menulis tentang pasar malam. Kebetulan saya menulisnya berdua dengan kawan saya, Adeste. Tentu saya sangat senang mendapatkan tulisan ini, apalagi sejak kecil saya sudah familiar dengan aneka permainan yang ada di pasar malam. Kebetulan dulu semasa kecil, di kota saya beberapa kali kedatangan rombongan pasar malam. Bahkan ada yang letaknya tak jauh dari rumah saya. Setelah dewasa, saya beberapa kali sempat menemukan pasar malam di beberapa tempat. Apalagi di Jakarta, di tempat yang sempit sekalipun mereka ada.
Continue reading

Her Last Moment

Hari ini tepat kakak saya, Bayu, berusia 35 tahun. Seandainya ia masih hidup, mungkin kami akan pergi jalan-jalan bersama atau mungkin saja kakak saya akan menghabiskan waktu malam minggunya bersama teman-temannya ketimbang bersama saya. Hahaha. Ya, seandainya saja ini nyata. Sayangnya, ulang tahun kali ini saya hanya bisa mengirimkan doa. Ketimbang menelepon atau sms, atau bahkan mengucapkannya lewat facebook atau twitter. Hari ini pula secara tak sengaja saya menemukan foto-foto mendiang nenek saya, yang beberapa bulan lalu dipanggil Tuhan. Lucu saja, mungkin sekarang nenek saya sedang membuatkan makanan kesukaan kakak saya di Surga. Bisa saja mereka sekarang sedang berpesta merayakan ulang tahun kakak saya.
Continue reading